Hina Trump, Korut Kutuk Pengakuan Terhadap Yerusalem

Minggu, 10 Desember 2017 - 05:38 WIB
Hina Trump, Korut Kutuk...
Hina Trump, Korut Kutuk Pengakuan Terhadap Yerusalem
A A A
PYONGYANG - Korea Utara (Korut) turut mengecam keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Korut bahkan kembali menyematkan istilah "dotard" kepada Trump dalam pernyataannya.

Dotard merupakan sebutan untuk seseorang dengan usia lanjut, khususnya yang sudah lemah dan pikun.

Korut menyebut keputusan Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel adalah sebuah tindakan sembrono dan jahat. Negara pertapa itu bergabung dengan penghukuman yang dijatuhkan oleh dunia internasional atas keputusan itu.

"Mengingat fakta bahwa 'dotard' secara mental gila yang secara terbuka menyerukan penghancuran total sebuah negara berdaulat di PBB, tindakan ini tidak mengejutkan," kata juru bicara kementerian luar negeri Korut seperti dikutip kantor berita yang dikelola negara, KCNA.

"Tapi langkah ini jelas menunjukkan ke seluruh dunia siapa yang merupakan perusak perdamaian dan keamanan dunia, paria dan nakal di masyarakat internasional," sambungnya, menggunakan julukan yang biasanya ditujukan untuk Korut seperti disitat dari AFP, Minggu (10/12/2017).

Menurut pernyataan KCNA terbaru, Korut mengecam keras langkah AS untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Korut pun menyatakan dukungan kuat dan solidaritas bagi rakyat Palestina dan Arab yang berjuang untuk mendapatkan hak-hak mereka yang sah.

"AS akan dimintai pertanggungjawaban atas semua konsekuensi dari tindakan nakal dan jahat ini," demikian bunyi pernyataan itu.

Pernyataan Trump pada hari Rabu untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv memicu kemarahan di seluruh dunia Muslim, dan menarik ekspresi keprihatinan serta ketidaksetujuan dari sekutu AS.
(ian)
Berita Terkait
Setelah Hamas Sepakat...
Setelah Hamas Sepakat Proposal Trump, Israel Setujui Rencana Perdamaian Gaza
Trump PeDe Bisa Damaikan...
Trump PeDe Bisa Damaikan Palestina-Israel
Apakah Korea Utara Mendukung...
Apakah Korea Utara Mendukung Palestina?
Hamas dan Fatah Bersatu...
Hamas dan Fatah Bersatu Hadapi Usulan Pencaplokan Gaza oleh Donald Trump
5 Alasan Donald Trump...
5 Alasan Donald Trump Tak Akan Pernah Membela Palestina
3 Kebijakan Kontroversial...
3 Kebijakan Kontroversial Donald Trump yang Dianggap Anti-Palestina
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
33 menit yang lalu
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
1 jam yang lalu
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
2 jam yang lalu
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
3 jam yang lalu
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
4 jam yang lalu
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
4 jam yang lalu
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved